PAN–Nasdem Nilai Perbaikan Jalan Provinsi Mendesak, Pertanyakan Progres Tol Samarinda–Bontang

Digitalpost.id | Samarinda — Fraksi PAN–Nasdem DPRD Kaltim kembali menyoroti kualitas infrastruktur jalan yang dinilai masih jauh dari standar pelayanan. Dalam penyampaian pandangan umum pada rapat paripurna ke-45, Abdul Giaz menegaskan bahwa sejumlah ruas jalan strategis belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Ia menyebut jalur utama dari Samarinda menuju Kutai Barat sebagai salah satu yang kondisinya paling memprihatinkan. Selain itu, akses ke Bontang, Kutai Timur, hingga Berau juga dinilai belum memenuhi kategori jalan mantap.

“Kondisi jalan yang tidak layak jelas menghambat mobilitas masyarakat dan kinerja ekonomi di banyak daerah. Karena itu, percepatan penanganan sangat diperlukan,” ujar Giaz.

Tidak hanya fokus pada jalan provinsi yang sudah ada, PAN–Nasdem juga menyinggung proyek Jalan Tol Samarinda–Bontang yang hingga kini belum mengalami kemajuan berarti. Menurut fraksi, keberadaan tol tersebut sangat krusial dalam mengurai padatnya arus kendaraan di jalur nasional.

“Kami meminta penjelasan terkait perkembangan terakhir proyek tol dan bagaimana strategi mengatasi keterlambatan pembangunannya,” jelasnya.

Di samping itu, fraksi turut memberikan perhatian pada infrastruktur perkotaan, seperti kebutuhan pelebaran Jalan Mulawarman di Balikpapan serta perbaikan sistem drainase yang dinilai belum optimal. Permasalahan banjir yang berada dalam kewenangan provinsi juga diminta ditangani lebih serius.

PAN–Nasdem berharap catatan tersebut dapat menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan APBD 2026, mengingat infrastruktur menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi daerah.
(AH/DPRDKaltim/Adv)