DPRD Kaltim Soroti Minimnya Fasilitas Sekolah Filial di Daerah Terpencil

Digitalpost.id | Samarinda — Kondisi sekolah filial di wilayah terpencil kembali menjadi perhatian DPRD Kalimantan Timur. Komisi IV menerima langsung aduan para guru dari Kabupaten Kutai Kartanegara terkait minimnya sarana pendidikan yang dinilai belum memenuhi standar layanan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, menyampaikan bahwa para pendidik mengeluhkan sekolah yang telah beroperasi lama, namun tidak pernah tersentuh pembangunan secara layak.

“Ada sekolah yang sudah berdiri puluhan tahun, tetapi kondisi fasilitasnya masih sangat terbatas dan nyaris tidak mengalami perbaikan,” ujar Fuad.

Ia mengungkapkan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan bangunan dan sarana belajar, para guru tetap menjalankan tugas mengajar demi memastikan anak-anak di wilayah terpencil tidak kehilangan akses pendidikan.

Menurut Fuad, kondisi geografis yang sulit dijangkau justru seharusnya menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap sekolah filial.

“Sekolah-sekolah ini menjadi penopang utama layanan pendidikan di daerah terluar. Kalau tidak diprioritaskan, anak-anak di sana akan terus tertinggal,” tegasnya.

Fuad menambahkan, berbagai program pendidikan dari pemerintah pusat akan berjalan lebih efektif apabila dibarengi dengan penguatan infrastruktur pendidikan di daerah, termasuk sekolah filial.
(AH/DPRDKaltim/Adv)