Digitalpost.id | Samarinda – Kegiatan Safari Natal Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, di Kabupaten Kutai Barat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyerap aspirasi jemaat sekaligus meninjau langsung kondisi rumah ibadah.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Ekti menyambangi sejumlah gereja, di antaranya GKII Ombau Asa, GKII Eklesia 3 Julaq Asa, serta GKII Elshadai Muara Jawaq. Ia berdialog dengan jemaat, mendengarkan kebutuhan yang dihadapi, serta melihat langsung kondisi fasilitas dan sarana pendukung peribadatan.
Ekti menegaskan bahwa rumah ibadah memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam.
“Gereja bukan sekadar bangunan fisik. Ia menjadi ruang pembentukan karakter, persaudaraan, dan penguatan harmoni sosial,” ungkap Ekti saat berdialog dengan jemaat di Kutai Barat.
Dari hasil peninjauan, Ekti menilai masih terdapat sejumlah rumah ibadah yang memerlukan perhatian, baik dari sisi kelayakan bangunan maupun fasilitas penunjang kegiatan jemaat. Menurutnya, kenyamanan dan keamanan rumah ibadah harus menjadi perhatian bersama.
“Kami ingin memastikan rumah ibadah dapat digunakan dengan aman dan nyaman, sehingga aktivitas keagamaan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sejumlah jemaat menyampaikan harapan agar pemerintah terus hadir mendukung perbaikan dan pengembangan gereja, terutama bangunan yang telah berdiri lama dan membutuhkan pembenahan. Aspirasi tersebut, kata Ekti, akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan untuk ditindaklanjuti ke depan.
Ia menegaskan Safari Natal ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan spiritual dan sosial antara pemerintah dan masyarakat.
“Ketika rumah ibadah diperhatikan, masyarakat akan merasakan kehadiran negara dalam kehidupan keagamaan mereka,” tutupnya.
Melalui Safari Natal ini, DPRD Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya lewat kebijakan, tetapi juga melalui upaya menjaga kerukunan dan kualitas kehidupan beragama di Kutai Barat.
(AH/DPRDKaltim/Adv)
































Leave a Reply