Reses di 12 Titik, Darlis : Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan

Anggota DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi saat Reses di Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Sabtu (02/11/2024) lalu. (Foto : Humas Sekretariat DPRD Kaltim) (Ikhlas/Digitalpost.id)

Digitalpost.id | SAMARINDA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Darlis Pattalongi, telah menyelesaikan reses di 12 lokasi Kota Samarinda, menyerap berbagai aspirasi dan keluhan warga.

Setelah dilantik pada September 2024, ini adalah pertama kalinya Muhammad Darlis Pattalongi turun langsung menyusuri gang-gang di daerah pinggiran untuk memahami kebutuhan hidup sehari-hari warga dari dekat. Selama sepekan, dari akhir Oktober hingga awal November, Darlis mengunjungi wilayah-wilayah Samarinda, mulai dari Kelurahan Handil Bakti di Kecamatan Palaran hingga Lok Bahu di Kecamatan Sungai Kunjang. Di sana, ia mendengar harapan-harapan warga, mulai dari kebutuhan penerangan jalan, dukungan untuk posyandu, bantuan bibit tanaman, hingga fasilitas ambulans.

Permintaan-permintaan ini menunjukkan kebutuhan yang sering kali terabaikan di kota besar dan keinginan warga untuk peningkatan kualitas hidup. Di Kecamatan Sungai Kunjang, misalnya, warga menginginkan penerangan di gang-gang kecil melalui PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) sebagai simbol harapan dalam menghadapi kondisi gelap di malam hari.

“Kalau malam, jalanan di sini gelap sekali, jadi penerangan sangat kami butuhkan,” ujar seorang warga kepada Darlis, yang menyimak dengan seksama.

Selain lampu jalan, warga mengusulkan bibit tanaman lemon untuk mewujudkan “Kampung Lemon,” mencerminkan kreativitas mereka dalam menata wilayah. Mereka juga meminta posyandu yang lebih baik dan gapura selamat datang untuk membangun identitas komunitas.

Di Sempaja Utara, kondisi akses menuju tempat ibadah serta pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sering bermasalah menjadi keluhan utama. Sementara itu, di Sungai Pinang, warga berharap perbaikan drainase untuk mengurangi banjir dan beasiswa bagi anak-anak mereka.

Permintaan peningkatan status puskesmas di Loa Janan Ilir turut diajukan, bersama dengan perbaikan jalan, jembatan, dan semenisasi gang. Namun, satu kebutuhan yang paling mendesak adalah ambulans, yang bagi warga di daerah terpencil menjadi sarana vital untuk akses layanan medis.

Darlis menyadari bahwa aspirasi ini adalah potret kehidupan sehari-hari rakyatnya yang menuntut tindak lanjut nyata.

Ia juga menegaskan, aspirasi yang didengarnya akan dibawa ke rapat-rapat bersama pemerintah daerah. Menurutnya, tak perlu menunggu agenda reses untuk berbicara dengan warga, karena baginya, Kantor DPRD Karang Paci adalah rumah rakyat yang pintunya selalu terbuka.

“Ini (reses) sudah perintah undang-undang. Tapi masyarakat juga bisa datang langsung mengadu ke kantor,” tuturnya penuh harap agar Kantor DPRD bisa benar-benar menjadi wadah dialog masyarakat.

“Kami terbuka untuk masukan apa saja,” tutupnya, seolah mengajak semua warga untuk lebih aktif dan berani menyampaikan apa yang mereka inginkan demi terciptanya kehidupan yang lebih baik di Samarinda.
(DPRD Kaltim/Adv/Ikhlas)