Digitalpost.id | Samarinda — Polemik dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum kader partai politik di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengundang perhatian publik. Kasus ini mencuat setelah identitas korban berinisial YA, warga Sangatta, Kutai Timur, ramai dibahas dalam sejumlah unggahan di media sosial.
Informasi yang beredar luas di Instagram membuat perbincangan kian panas. Ragam komentar bermunculan, mulai dari kecaman hingga dukungan moral bagi pihak yang disebut sebagai korban, sehingga mendorong isu ini menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan di Kaltim.
Di tengah sorotan itu, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin, memberikan respons. Ia menyampaikan pembelaan terhadap terduga pelaku berinisial DR, sekaligus menegaskan kedekatan dirinya dengan yang bersangkutan.
“Begitu kabar itu tersebar, saya langsung menghubungi saudara DR. Ia menegaskan kepada saya bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak pernah ia lakukan,” ujar legislator yang akrab disapa Ayub tersebut.
Ayub menambahkan, DR telah mendatangi Polda Kaltim di Balikpapan untuk membuat laporan balik. Tindakan itu ditempuh karena informasi yang beredar dinilai dapat merusak nama baik dirinya dan keluarganya.
“Ia menyampaikan bahwa risiko seperti ini sering muncul bagi mereka yang aktif dalam kegiatan sosial maupun organisasi. Tetapi ia siap mengikuti dan menghormati seluruh proses hukum,” tuturnya.
Hingga saat ini, publik masih menantikan pernyataan resmi aparat penegak hukum untuk memastikan arah penanganan kasus yang telah menimbulkan kehebohan di masyarakat tersebut.
(AH/DPRDKALTIM/Adv)
































Leave a Reply