Digitalpost.id | SAMARINDA – Komisi I dan Komisi III DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat bersama untuk membahas sejumlah persoalan strategis terkait pembangunan daerah. Fokus utama pertemuan tersebut mencakup permasalahan lahan serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah berjalan.
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, menekankan bahwa pihaknya tetap berkomitmen mengawasi pembangunan fisik di lapangan, meskipun beberapa hambatan belum terselesaikan. Mulai dari persoalan legalitas lahan hingga ketidakpastian anggaran daerah akibat penyesuaian fiskal.
“Komisi III hadir karena diundang oleh Komisi I, sebab pembahasan lahan memang kewenangan mereka,” ujar Abdulloh.
Ia menyatakan bahwa proyek infrastruktur tidak terhenti dan masih menunjukkan kemajuan, meskipun sejumlah persoalan masih perlu mendapat perhatian serius.
“Kami tetap fokus mengawal infrastrukturnya. Alhamdulillah, progres di lapangan masih berjalan,” tambahnya.
Abdulloh juga mengungkapkan bahwa penurunan kemampuan keuangan daerah akibat pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) turut memengaruhi banyak sektor, tidak terkecuali pembangunan infrastruktur. Hal inilah yang membuat pembahasan dalam rapat berlangsung panjang dan belum mencapai titik temu.
“Pembahasan tadi masih cukup alot dan belum menghasilkan keputusan. Masih deadlock,” jelasnya.
Selain itu, banyak usulan proyek yang masuk dari perangkat daerah maupun anggota DPRD. Namun, menurutnya, semua usulan tersebut harus diseleksi dengan mempertimbangkan kondisi fiskal yang belum pasti.
“Usulan banyak, tetapi kondisi keuangan kita masih belum jelas. Nantinya akan dipilah berdasarkan skala prioritas,” tutupnya. (AH/DPRDKALTIM/Adv)

































Leave a Reply